MakanGizi.com - Kepedulian
akan pentingnya gizi yang seimbang kini makin meningkat, baik di kalangan
masyarakat, dunia usaha, bahkan pemerintah.
Depertemen Kesehatan Republik Indonesia (Depkes RI) melalui Direktorat Bina Gizi membuka situs Gizinet dengan alamat http://gizi.depkes.go.id/. Keberadaan situs Jejaring Gizi Indonesia itu, memberikan manfaat yang cukup besar bagi siapapun yang ingin mencari informasi seputar gizi.
Depertemen Kesehatan Republik Indonesia (Depkes RI) melalui Direktorat Bina Gizi membuka situs Gizinet dengan alamat http://gizi.depkes.go.id/. Keberadaan situs Jejaring Gizi Indonesia itu, memberikan manfaat yang cukup besar bagi siapapun yang ingin mencari informasi seputar gizi.
Secara umum tampilan situs Jejaring Gizi Indonesia masih
sederhana, namun menyediakan informasi seputar gizi yang amat lengkap dengan
beragam Katagori seperti : Direktorat Bina Gizi (meliputi Subdit Bina Gizi
Makro, Bina Gizi Mikro, Bina Gizi Klinik, Bina Konsumsi Makanan, Bina
Kewaspadaan Gizi, dan sebagainya); Forum Diskusi (meliputi Diskusi Umum serta
Komentar dan Saran); Sistem Informasi Gizi; SMS Gateway Gizi Buruk; Info
Regional (meliputi Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, Indonesia Timut); Lentera
(Kebijakan Gizi, Pedoman Gizi, Makalah dan Artikel, Aplikasi, Media KIE,
Jejaring Informasi Pangan dan Gizi – JIPG); Informasi Nasional (Arsip
Kegiatan); Berita Utama; Sains dan Teknologi; dan Direktori Gizi.
Sistem Informasi
Gizi memuat informasi mengenai berbagai hal yang
berkaitan dengan pembinaan gizi ibu dan anak Indonesia. Sistem pelaporan
dilengkapi peta satelit dari Google, sehingga setiap Provinsi dapat diketahui
jumlah laporannya. Sebagai contoh Provinsi DKI Jaya ada 356 laporan kumulatif
kasus gizi buruk yang ditemukan pada tahun ini, Jawa Barat 1.150 laporan,
Banten 4.839 laporan, dan sebagainya. Pelaporan gizi buruk tertinggi ditempati
Provinsi Banten, posisi berikutnyai Provinsi NTT yang mencapai 4.638 kasus.
Fasilitas SMS
Gateway Gizi Buruk merupakan Aplikasi Pelaporan Kasus Gizi Buruk dengan SMS
Gateway, tujuanya guna membantu petugas
gizi dii wilayah Puskesmas yang tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota dalam pelaporan Balita kasus gizi buruk.
Dengan demikian hal ini merupakan bagian dari sistem peringatan dini adanya kasus gizi buruk perlu segera
ditindaklanjuti. Dalam hal ini pengiriman
data kasus gizi buruk dilakukan oleh petugas puskesmas yang telah didaftarkan
oleh Dinas Kesehatan Kabupaten atau Kota dengan menggunakan Handphone yang
telah diinstall aplikasi "clientgizi".
Secara umum keberadaan situs ini diharapkan dapat mendukung
Gerakan Nsional Sadar Gizi Menuju Manusia Indonesia Prima, yang memiliki tujuan
untuk menciptakan norma sosial masyarakat
Indonesia untuk menerapkan pola konsumsi makanan yang seimbang dan aktivitas
fisik yang teratur dan terukur. (Atep Afia – MG 0113 – 005/Sumber:
gizi.depkes.go.id)
Sumber Gambar:
http://gizi.depkes.go.id/
Sumber Gambar:
http://gizi.depkes.go.id/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar