Rabu, 23 Januari 2013

Tempe Bergizi dan Berkhasiat

Judul : Kandungan Gizi Tempe Beserta Manfaatnya
Jenis Publikasi : Artikel Online
Penerbit : UNY

MakanGizi.com - Tempe adalah makanan khas Bangsa Indonesia, penggemarnya tersebar dari Sabang sampai Merauke, bahkan di manca Negara.


Tempe adalah produk bioteknologi yang sudah dihasilkan nenek moyang sejak ratusan tahun yang lalu. Selain menjadi sumber gizi yang baik, keberadaan tempe pun menjadi bahan kajian yang sangat menarik. Dengan penelitian tempe telah banyak menghasilkan sarjana, magister dan doktor yang tesrsebar di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Dalam artikelnya, Dewi Yuanita Lestari, SSi., MSc. Menjelaskan, bahwa tempe adalah makanan yang dibuat dari fermentasi terhadap biji kedelai atau beberapa bahan lain yang menggunakan beberapa jenis kapang Rhizopus, seperti Rhizopus oligosporus, Rh. oryzae, Rh. stolonifer (kapang roti), atau Rh. arrhizus. Sediaan fermentasi ini secara umum dikenal sebagai "ragi tempe".

Selanjutnya dijelaskan, kandungan tempe meliputi asam lemak, vitamin, mineral dan antioksidan. Tempe merupakan sumber vitamin B yang sangat potensial. Jenis vitamin yang terkandung dalam tempe antara lain vitamin B1 (tiamin), B2 (riboflavin), asam pantotenat, asam nikotinat (niasin), vitamin B6 (piridoksin), dan B12 (sianokobalamin). Berbagai jenis vitamin B tersebut memiliki peran yang spesifik dalam system metabolism tubuh.

Ternyata tempe juga mengandung zat antioksidan jenis isoflavon. Sebagaimana vitamin C, E, dan karotenoid, isoflavon merupakan antioksidan yang sangat dibutuhkan tubuh untuk menghentikan reaksi pembentukan radikal bebas. Karena kandungan antioksidannya yang cukup tinggi, maka tempa secara tidak langsung dapat berperan dalam mencegah penuaan dini. Jadi kalau mau berpenampilan awet muda konsumsi tempe setiap hari. 

Selain itu karena kandungan gizi yang begitu bervariasi, maka rajin mengkonsumsi tempe akan menjauhkan dari timbulnya gangguan anemia dan osteoporosis. Tempe sebagai anti anemia karena kandungan mineral, vitamin 12 dan zat besi dalam tempe, yang dapat berperan dalam pemebentukan sel darah merah. Sedangkan sebagai anti osteoporosis karena kadar kalsium dalam tempe cukup tinggi.

Beragam khasiat tempe lainnya ialah sebagai anti infeksi, karena tempe mengandung senyawa anti bakteri (sejenis antibiotika); Menurunkan kadar kolesterol jahat; Anti kanker; Mencegah kekurangan dan kelebihan gizi; Mencegah timbulnya hipertensi, dan sebagainya. Ya, tempe penampilannya begitu sederhana, meskipun sebenarnya merupakan salah satu produk bioteknologi pangan, ternyata mengandung gizi yang lengkap dan khasiat yang beragam. (Atep Afia – PG 0113 – 015/Sumber: Uny.ac.id).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar