MakanGizi.com – Kencing manis apakah itu ? Namanya
kini makin sering dibicarakan, baik dikalangan medis atau masyarakat umum. Penyakit yang memiliki istilah keren Diabetes mellitus (DM) itu ternyata jumlah
penderitanya terus bertambah.
Ironisnya, ternyata sebagian besar pengidap DM sama sekali tidak menyadari bahwa dirinya sudah terkena. DM identic dengan kadar gula yang terkandung dalam darah berada dalam konsentrasi yang tinggi, Bagaikan air teh dengan penambahan gula yang terus-menerus, ya semakin manis, tak heran jika istilah kencing manis pun muncul. Faktanya, ternyata dengan kadar gula yang tinggi dalam darah, maka berpotensi menganggu berbagai sistem dalam tubuh, berpotensi merusak organ tertentu, bahkan mengancam kelayakan hidup.
Ironisnya, ternyata sebagian besar pengidap DM sama sekali tidak menyadari bahwa dirinya sudah terkena. DM identic dengan kadar gula yang terkandung dalam darah berada dalam konsentrasi yang tinggi, Bagaikan air teh dengan penambahan gula yang terus-menerus, ya semakin manis, tak heran jika istilah kencing manis pun muncul. Faktanya, ternyata dengan kadar gula yang tinggi dalam darah, maka berpotensi menganggu berbagai sistem dalam tubuh, berpotensi merusak organ tertentu, bahkan mengancam kelayakan hidup.
Keberadaan gula
dalam darah perlu disikapi dengan cermat, sama sekali tidak sapat diabaikan
begitu saja. Bagaimanapun DM harus dihindari, antara lain dengan mempertahankan
kadar gula darah dalam batas yang normal. DM mengancam siapapun, terutama
mereka yang mengabaikan gaya hidup dan pola makannya. Memang DM juga merupakan
penyakit yang diturunkan (dipengaruji factor gen), namun dengan pembiasaan gaya
hidup sehat dan pola makan dengan gizi seimbang, maka peluangnya dapat
diperkiecil.
Menurut
keterangan beberapa dokter, ternyata DM tidak dapat disembuhkan secara
permanen, terutama jika sel beta dalam pankreas telah mengalami disfungsi. Pankreas
adalah organ pada sistem pencernaan yang memiliki fungsi utama menghasilkan enzim pencernaan dan beberapa
hormon penting seperti insulin. Ternyata tiap pankreas mengandung sekitar 100.000
pulau Langerhans, sedangkan tiap pulau berisi 100 sel beta. Sel beta yang berfungsi mengeluarkan hormon
insulin yang memegang peran penting dalam mengatur kadar gula darah. Dalam hal
ini selain sel beta ada juga sel alfa yang memproduksi glukagon yang bekerja
sebaliknya dari insulin, yakni mengingkatkan kadar glukosa darah.
Dengan
demikian DM yang kronis berkaitan dengan kerusakan fatal organ pancreas. Secara medis
(kedokteran modern) DM di atasi dengan mengkonsumsi obat-obatan tertentu. Untuk
DM Tipe 1 digunakan suntikan insulin, dengan tujuan untuk mengontrol kadar gula
darah.
DM memang bukan
termasuk penyakit menular, namun jangkauannya makin meluas. Dalam hal ini perlu
deteksi dini untuk menghindari peluang terkena DM. Dengan cara apa ? Antara
lain dengan memeriksakan kadar gula darah secara periodic. Jangan pernah
membiarkan dan mengabaikan kondisi kesehatan diri sendiri, jika sudah terkena
maka pengobatan dan penanganannya akan cukup merepotkan. DM akan membawa dampak
ikutan seperti gangguan pada saraf, impotensi,
serangan jantung, serangan stroke, gangguan saraf, masalah pada pembuluh darah,
kadar gula darah terlalu rendah (hipoglikemia), kelimbuhan dan kebutaan. Segera
lakukan pencegahan sedini mungkin. (Atep Afia – MG 0113 – 022/ Dari berbagai
sumber).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar